Hallo Dunia,
Gimana kabarnya ? semoga sehat sehat saja ya. Kalau tidak sehat ya rugi tidak bisa berkunjung ke Dayeuhluhur dong. Haha
Oke baik kawan, Dayeuhluhur adalah sebuah kecamatan keturunan Tatar Pasundan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Indonesia.
Dayeuhluhur adalah salah satu kecamatan yang ada di Cilacap yang mengamalkan budaya Sunda.
Sampai sekarang belum didapat keterangan yang pasti sejak kapan Kec.
Dayeuhluhur ini didominasi oleh masyarakat Sunda. Kuatnya tradisi Sunda
di Kecamatan Dayeuluhur ditandai dengan bahasa daerah yang digunakan
sehari-hari yatu bahasa Sunda dan karena seringnya interakasi dengan warga yang ada di Jawa Barat.
Untuk masalah interaksi dengan daerah di luar Dayeuhluhur, warga
kebanyakan berinteraksi dengan warga Jawa Barat, hal ini dikarenakan
masalah ekonomi. Warga Dayeuhluhur memiliki ketergantungan terhadap Kota Banjar dalam masalah pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat. Sebagai contoh, apabila warga menjual hasil bumi seperti padi, kelapa, pisang,
buah-buahan, dll. 95% akan dijual ke Jawa Barat. Hal ini dipermudah
dengan dekatnya akses dari Dayeuhluhur ke Kota Banjar yang cukup
ditempuh 15 menit (dari Panulisan) dibandingkan jarak Dayeuhluhur ke Majenang yang bisa memakan waktu sekitar 1 jam.
Nah disini dibalik tersembunyinya Dayeuhluhur, memiliki sejuta keindahan alam yang mempesona.
Diantaranya ada :
1. Curug Cimandaway
2. Gua Basma
3. Curug Kembar
4. Puncak Katapang
Baik kita akan ulas satu persatu dari ketiga tempat wisata diatas.
1. CURUG CIMANDAWAY
sumber gambar diakses via my-cilacap.blogspot.com
Anda punya rencana menghabiskan
akhir pekan dengan menikmati keindahan alam dengan suasana baru? Ketika mampir
di Cilacap, masukanlah Curug Cimandaway sebagai daftar list destinasi wisata
yang akan Anda kunjungi.
Walaupun lokasinya cukup tersembunyi, tapi curug yang
satu ini benar-benar menyimpan keindahan yang luar biasa. Untuk masuknya pun,
Anda tidak akan dikenakan biaya yang mahal. Curug dengan keistimewaan debit
airnya tetap banyak meskipun musim kemarau, tidak seperti curug yang lain ini,
memang sangat cocok menjadi bagian dari pelepas penat Anda, setelah sepekan
menghabiskan waktu untuk bekerja.
Sebagai salah satu objek wisata di wilayah Cilacap
bagian barat, tepatnya di Kecamatan Dayeuhluhur ini memang berada berbatasan
langsung dengan Jawa Barat. Curug yang berada tepat di Desa Datar ini memiliki
keunikan yang mana sumber airnya berasal dari Sungai Singaraja dan Sungai
Cikawalon.
Curug yang memiliki tinggi berkisar 70 m ini memang
menawarkan keeksotisan yang luar biasa. Selain itu, Curug yang satu ini dikelilingi
oleh alam yang masih asri, sejuk, dan keragaman flora yang beraneka ragam. Hal
ini dikarenakan wisata Curug yang cukup jauh dari polusi udara perkotaan
sehingga sangat disayangkan kalau tidak mengunjunginya saat berlabuh di ke
Kabupaten Cilacap.
2. GUA BASMA
merupakan peningalan sejarah yang ada di
dayeuhluhur,gua ini merupakan gua buatan manusia yang di bangun pada
masa penjajahan jepang pada perang dunia ke dua, gua ini di bangun
pemerintahan jepang untuk di gunkan sebagai tempat persembunyian tentara
jepang di masa itu, di karenakan dg tujuan sebagai tempat
persembunyian, gua ini memiliki pintu masuk yg tidak begitu besar da
tersembunyi, gua ini memiliki 3 pintu masuk berukuran sekitar 1x1 m tapi
1 pintu masuk telahtertimbun longsor, sehingga tersisa 2 pintu masuk,,
untuk memasukinya harus dg cara berjalan jongkok, tapi setelah masuk ke
dalam bisa berdiri karena di dalam merupakan ruangan yg luas, di desain
seperti penjarabawah tanah. gua ini di bangun oleh pemerintah jepang dg
sistem kerja paksa atau lebih populer dg nama tanam paksa yang
mempekerjakan rakyat pribumi,terletak di bukit sebelah utara pusat
pemerintahan kecamatan dayeuhluhur atau jarak tempuh sekitar 1 jam
menjadikan gua basma cocok sekali di jadikan sebagai wista adventure
karena jalannya yang jg sangat menantan,berkelok kelok naik,
terjal...,...
3. CURUG KEMBAR
Di Desa Cilumping terdapat obyek wisata air terjun CURUG KEMBAR, dan wisata hutan yang sangat menarik. Desa ini menunggu investor untuk mengembangkan obyek-obyek wisata yang ada.